Mau Nilai Grounding Seminimal Mungkin, Ternyata Ada Rahasianya


Membuat grounding penangkal petir itu pekerjaan susah susah gampang. Ini yang menggugah kami untuk berbagi tips mudah membuat grounding penangkal petir. Menjadi susah jika tidak mengetahui cara membuat grounding yang berfungsi dengan baik. Sebelumnya untuk mudah dipahami, grounding yaitu sebagai media penghantar antara instrumen elektronik dengan media netral yaitu tanah. Jadi posisi grounding berada di tengah, karena itu komponen dan konstruksinya harus sesuai dan berfungsi dengan baik. Coba anda bayangkan jika groundingnya tidak bekerja, ini sama saja memutus rangkaian antara instrumen elektronik, dalam hal ini penangkal petir dengan tanah sebagai media pembuangan, akan fatal akibatnya.


membuat grounding penangkal petir


Untuk yang paling mudah dan umum yaitu membuat grounding dalam pemasangan penangkal petir dengan tipe pasak, disebut seperti ini dikarenakan bentuknya seperti pasak yang ditanam di tanah dengan posisi tegak lurus. Tipe grounding pasak cocok untuk tanah bersedimen tanah liat dan endapan lumpur. Untuk rincian material grounding tipe pasak ini adalah sebagai berikut :

Logam Pembumian, gunakan material yaitu : As Besi, As Tembaga, Pipa Galvanise, usahakan gunakan logam yang anti karat.

Kabel Penghantar, gunakan material yaitu : Kabel BC Minimal Penampang 50 mm, dibawah itu tidak menjamin berfungsi dengan baik.

Koneksi ke instrumen eletronik, gunakan material yaitu : skoen, mudah dilepas dan diganti jika rusak.

Memperkecil resistan tanah, gunakan material yaitu bentonit, hanya sebagai opsi, lebih baik tidak karena resistan tanah yang asli lebih baik.

Selanjutnya cara membuat dan memasang grounding tipe pasak :

Penentuan Titik Grounding.

Untuk penentuan titik grounding penangkal petir disarankan tidak terlalu jauh. Perhatikan juga luas lokasi grounding, berhubungan dengan pekerjaan pengeboran. Hal ini untuk lebih menghemat material kabel perhantar. Titik yang dekat lebih mudah dijangkau dan dikenali, jangan lupa beri tanda simbol grounding.


Pengeboran Titik Grounding.

Lakukan pengeboran titik grounding penangkal petir, dengan teknik manual atau mesin disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Capai kedalaman pengeboran grounding yaitu 6 meter minimal. Jika pengeboran hingga menemukan air tanah maka sangat baik, nilai resistan grounding akan terjamin.


Masukkan Material Logam Pembumian.

Setelah pengeboran dirasa cukup, maka logam pembumian dimasukkan ke dalam lobang bekas pengeboran tersebut. Jika anda memilih menggunakan logam As tembaga, maka kabel BC sudah tidak diperlukan. Tetapi jika menggunakan pipa besi maka sebaiknya ditambahkan kabel BC 50mm luas penampang minimal.


Buat Terminal Sambungan.

Terminal sambungan disini ialah antara logam pembumian dan instalasi penangkal petir. Sebagai penghantar gunakan kabel BC 50mm luas penampang minimal. Beri material skoen sebagai media koneksi antara grounding penangkal petir dan air terminal di atas.


Lakukan Pengukuran.

Ukur dahulu hasil media grounding yang telah dibuat. Tentukan dan pastikan nilainya memenuhi standar di bawah 5 ohm. Jika belum, maka buat media grounding lagi, kemudian di paralel.


Sambungkan Dengan Instalasi Penangkal Petir.

Jangan lupa setelah semua pekerjaan selesai, maka sambungkan media grounding dengan kabel penghantar penangkal petir. Untuk lebih rapi, pada terminal sambungan bisa diberi kontrol bok.


Berikut tips mudah membuat grounding penangkal petir yang dapat anda aplikasikan sendiri. Media grounding bisa juga diaplikasikan untuk instalasi lain selain instalasi penangkal petir, seperti instalasi listrik, mesin, arrester mengamankan induksi petir dan lainnya. Pemilihan material di atas adalah spesifikasi standar minimum, dan pastinya harga lebih terjangkau. Dengan dapat membuat grounding sendiri diharapkan keselamatan manusia dan instrumen dapat di tingkatkan dan lebih baik.